Jumat, 08 Mei 2015
Kamis, 10 Juli 2014
ijabahnya doa di bulan Romadhon
bulan Romadhon bulan penuh berkah. bulan penuh rahmah dan ampunan. bulan dimana segala doa2 bisa dikabulkan.
awal romadhon sy punya doa khusus. doa agar diberi kelapangan dalam menerima kenyataan. kelapangan dalam hati dan agar tidak terlalu menangisi kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginan.
bermohon agar diberi petunjuk dan tidak terlalu dipengaruhi oleh angan2 semu yg sy ciptakan sendiri. sy yg terlalu perasa, sy terlalu sensitif.
berbisik pada Allah SWT tanpa suara, hanya menaruh kedua telapak tangan di dada tepat dimana hati ini merasa gundah. tak bersuara karena Allah Maha Mengetahui Segala Isi Hati. bermohon diberikan kelapangan hati. berdoa dengan yakin kalau Allah pasti mendengar dan mengetahui apa yang terbaik buat diri sy.
doa sy pun terijabah. seakan2 semuanya sudah diatur. pertemuan yang tak disengaja dan ketenangan yang tiba2 menjalar di hati dan seluruh tubuh. bertemu tanpa ada rasa gugup. pulang ke rumah dengan hati tenang. walaupun ada isak tangis disitu tapi itu tangis yang melegakan.
dulu ketika dia tiba2 datang dalam pikiran, sy merasa tertekan, sedih dan berlinang air mata. tapi sekarang saat dia datang dalam pikiran, hati ini mulai tenang. ada rasa ikhlas disana. rasa ikhlas menerima kenyataan klo sekarang sudah mulai menjauh. menjauh dalam jarak dan hati.
belum tentu apa yang kamu sukai itu baik untuk kamu. dan apa yang tidak kamu sukai mungkin itu yang terbaik untuk kamu. Hanya Allah yang tahu semuanya.
secinta2nya, sesayang2nya kamu akan seseorang tapi klo menurut Allah itu bukan yg terbaik buat kamu (atau dia) pasti Allah akan beri petunjuk dan memberi ketenangan dan kelapangan dalam hatimu. itu pasti.
yang harus diyakini adalah orang baik akan mendapatkan orang baik2 pula sehingga kita harus bisa berusaha menjadi orang yang baik. baik dalam agama dan pergaulan.
misalkan nantinya kita berjodoh dengan orang yang tidak 100% baik, anggaplah itu ujian dari Allah karna Allah ingin menguji kita apakah kita kuat menghadapi masalah, apakah kita bisa bersabar, apakah kita masih bisa taat. dan satu yang pasti, Allah memberi cobaan/ujian itu sesuai kemampuan HambaNya dan pasti bisa dilewati semuanya karena sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.
Sabtu, 05 Juli 2014
pulang
ada saat kita harus pulang ke rumah sendiri. rumah dimana kamu bisa merasakan nyaman, tenang dan aman.
saya baru saja dapat kabar kalau salah satu sahabat saya kembali pulang ke rumahnya sendiri. sedih mendengar hal itu.
Jumat, 20 Juni 2014
lelaki favorit
Alhamdulillah hari ini tiba di Palu dengan selamat. perjalanan seminggu untuk belanja persiapan Ramadhan di Jakarta dan Surabaya juga lancar. semuanya bisa terkontrol.
mendarat mulus di Bandara Mutiara. turun dari tangga pesawat tiba2 ada yang menyapa. Tati Tati. ah dan ternyata dia lelaki favoritku. dia masih seperti dulu. bersahaja dan bijaksana. selalu senang klo ketemua dia. he's like my guardian angel. he's smile like ten years ago. he's truly man. he's my very best friend.
tapi sayangnya dia sudah berkeluarga dan punya anak. dan setau saya hari ini tanggal 20 Juni (9 tahun yg lalu) adalah hari pernikahannya. sy masih ingat aja.
jelas ingat karna 9 tahun yg lalu tepat ultah sy yg ke 21 sehabis dhuhur, dia telpon mengabarkan klo dia akan menikah tanggal 20 nanti. ingatan itu masih melekat. sakit skali rasanya. dalam sholat, mengajipun saya tetap menangis.
tapi itu sudah lama berlalu. saya sudah bisa menerimanya dengan lapang dada. dia yang mengajarkan saya untuk sabar. dia yang tetap menjadi idola.
Senin, 09 Juni 2014
tiga puluh
sembilan juni kemarin genap tiga puluh. tiga puluh itu angka yang cukup menakutkan bagi wanita yang belum menikah hehehehe.
berharap bisa lebih bijak, sabar jalani hari ke depan. tak ada yang istimewa di 30 ini. tak ada kejutan. orang yang diharapkan memberi ucapan juga tidak ada. hahahaha. biarlah ini berjalan seperti sekarang. tak berharap lagi. biarlah kukenang dalam hati saja dengan sedikit perih di hati dan linangan air mata dalam gelapnya ruang.
untuk kamu yang disana. kutitipkan rasa ini pada Allah SWT. kamu slalu membuat hatiku bergetar ketika mengingatmu. bergetar hingga terasa perih di hati. bukan hanya hati, matapun perih.
kamu yang disana. aku tak melupakanmu. aku diam diam slalu mengingatmu. slalu memperhatikanmu dari sini. yah dari ponsel aiponku ini. aku kepo dan aku rapopo.
aku menjauh darimu dan hal hal yang berhubungan denganmu. itu bukan karna kamu punya kesalahan. kesalahan hanya ada padaku. kesalahanku menyayangimu memikirkanmu mengkhawatirkanmu secara diam diam.
miss you....
Minggu, 18 Mei 2014
mimpi
bertemu dalam mimpi. aku rindu. apakah kamu disana merasakan hal yang sama?? hanya doa yang slalu aku panjatkan dan menitipkan rindu ini pada Tuhan Yang Maha Mendengar dan Mengetahui isi hati.
aku tahu seharusnya rasa ini diungkapkan kepadamu. tapi, apakah kamu bisa menerimanya?? ataukah kamu malah risih dan menjauh??
aku dan kamu cukup dekat. kamu ada di layar ponselku. aku tinggal memencet namamu dan menulis pesan Aku Rindu. cukup sederhana. tapi apakah kamu juga merasakan hal yang sama?? aku takut.
aku takut engkau menjauh. aku takut hal ini membuat aku dan kamu menjadi orang asing. aku takut kehilanganmu sebagai teman. sebenarnya aku takut.
kamu. kamu selalu ada dalam pikiran. kamu seperti virus. terus menjangkiti otakku. ingatan akan dirimu selalu membuat aku tersiksa. membuat mata ini memerah dan mengeluarkan cairan. virusmu sungguh menyakitkan. apakah kamu punya vaksin untuk mengobati virus ini???
Sabtu, 10 Mei 2014
Persoalan Nol Besar
sepulang dari zaya, gak bs tidur krn minum segelas kapucino dingin. semalam itu sebenarnya sy tidak nyaman berada di tempat tsb yg disulap layaknya sebuah bar. mana mgkn bisa menikmati musik ajep ajep begitu dikala kondisi sudah mulai mengantuk (keluar dari rumah aja jam 11 malam) dan badan capek habis bersepeda 30 menit.
sebenarnya semalam itu sy gk mau keluar cuma salah satu sahabat sms minta ditemani disana krn pasti dia nya juga merasa tidak nyaman walaupun sahabat sy itu ditemani suaminya sendiri.
coba kamu pikir nyaman gak sih cewek berjilbab (Alhamdulillah mulai belajar menutup dada memakai rok) datang ke acara begituan??? pasti lah risih. teman sy aja kaget liat sy datang. apalagi orang2 yang disana yg tiba2 liat cewek berjilbab ikut dlm keramaian tsb.
sy juga bukan orang baik (tapi sedang berusaha menjadi baik) dan bisa memaklumi klo teman2 msh suka minum tapi mestinya suaminya itu berpikir kenapa mesti ajak istrinya ke acara begituan yg istrinya aja gk nyaman. klo suaminya enak bisa senang menikmati minuman beralkohol nah istrinya aja mana bs menikmati, minum alkohol aja gk pernah (setahu saya sih). suaminya itu gak ada dewasa2nya.
karna sdh tdk tahan dan tdk nyaman akhirnya sy memutuskan pulang dan meninggalkan sahbat sy dan suaminya yg mulai mabuk. buat apa bertahan dlm ketidaknyamanan seperti itu (mgkn bagi sebagian orang mereka merasa nyaman dengan alkohol seperti itu).
yg bs sy nikmati cuma senang bertemu teman2 dan ade2 disana dan segelas capucino dingin. selain itu NOL.
sy cm bs BERDOA semoga sahabat sy itu bisa sabar dgn suaminya. suaminya bs berubah dan mengurangi hobi minum2nya. teman2 sy juga bs mengurangi hobi minum2nya. sy kasian aja liat mereka minum2 kayak gitu. apalagi liat ade2 cwe yg msh muda itu sdh terkontaminasi. memang sih itu hidup mereka tp sebagai teman/kakak yg baik mana bs senang liat mereka kyk gitu : merokok mabuk trus jingkrak2 di lantai dansa mengikuti irama musik. sy lebih suka klo bertemu mereka itu dlm keadaan tdk seperti itu.
mgkn itu sudah jadi kebiasaan atau mgkn gaya hidup tapi klo keterusan itu namanya persoalan. bukan persoalan kecil tapi BESAR. biarlah sy menjadi orang dungu tidak bergaul daripada menjadi persoalan seperti itu. biarlah sy bahagia hny menikmati minuman berkafein, makanan berlemak, musik rock metal pop barat di rumah, belanja di online shop daripada menciptakan persoalan seperti itu.
sy cukup bahagia curhat sama Tuhan daripada curhat sm manusia. sy cukup bahagia tidak punya pasangan (anti pacaran tapi pro pernikahan). sy cukup bahagia menikmati perasaan suka/sayang seseorang hanya dalam hati. sy cukup bahagia dengan menangis sendiri dalam diam. Alhamdulillah sy cukup bahagia dengan hidup sy sendiri. cuma sy yg bisa ciptakan kebahagiaan/kesedihan itu sendiri. cuma sy yg bs mengontrol pikiran dan hati sy. cuma sy yg tau apa yg sy mau.
Langganan:
Komentar (Atom)